UJIAN
AKHIR SEMESTER
PROGRAM
PASCA SARJANA STIK BINA HUSADA PALEMBANG
Nama : Dwi Septiara SST., M.Kes
NPM : 18.13101.10.01
Dosen
Akademik : Prof.Dr.Ir.Supli Effendi Rahim.M.Sc
Mata
Kuliah : Kepemimpinan Dan Berfikir
Sistem
1. Jelaskan apa yang dimaksud mental model
dan spiritual resources ?
Jawaban
:
v Mental ialah
yang bersangkutan dengan batin dan watak manusia dalam pikiran kita dan
membentuk pikiran kita. Models karena ia kita konstruksikan dari pengalaman
kita dalam bentuk peta-peta mental,sebagai pola. Beberapa definisi tentang
mental model yaitu :
v Menurut Peter
Senge Mental models adalah generalisasi-generalisasi (paradigma) yang terdapat
dalam pikiran seseorang yang mempengaruhi bagaimana seseorang memahami,
bersikap dan bertindak terhadap dunia sekitar. Jadi, seorang pemimpin akan
bertindak atau mengambil keputusan dalam organisasi sangat dipengaruhi oleh
asumsi-asumsi yang dimilikinya, biasanya asumsi berasal dari
pengalaman-pengalaman yang pernah dilaluinya, tindakannya dituntun oleh
pengetahuan-pengetahuan dan pengalaman-pengalamannya.
v Mental Models adalah
penjelasan proses pemikiran seseorang, melakukan refleksi, dan memperbaiki
gambaran internal tentang dunia, dan melihat bagaimana gambaran tersebut
berpengaruh pada perilakunya.
v Model mental
bisa dikatakan sebagai konsep diri seseorang, yang dengan prinsip dan konsep
diri dan prinsip tersebut dia akan mengambil keputusan terbaiknya.
v Secara etimologi
kata “spritual” berasal dari kata Latin “spiritus”, yang diantaranya berarti
“roh, jiwa, sukma, kesadaran diri, wujud tak berbadan, nafas hidup, nyawa
hidup.” Dalam perkembangan selanjutnya kata spirit diartikan secara lebih luas
lagi. Para filosuf, mengonotasian “spirit” dengan (1) kekuatan yang menganimasi
dan memberi energi pada cosmos, (2) kesadaran yang berkaitan dengan kemampuan,
keinginan, dan intelegensi, (3) makhluk immaterial, (4) wujud ideal akal
pikiran (intelektualitas, rasionalitas, moralitas, kesucian atau keilahian).
2. Jelaskan apa yang di maksud dengan personal
Mastery dan Visi bersama?
Jawaban:
v Personal Mastery
Adalah kemampuan untuk memperjelas visi pribadi
kita, memfokuskan energi kita, bersikap bersabar, dan memperlihatkan
objektivitas. Orang yang memiliki tingkat pengusahaan pribadi yang tinggi akan
terus-menerus belajar. Mereka sangat sadar akan wilayah-wilayah yang menjadi
kelemahan dan pertumbuhan mereka. Mereka juga sangat percaya diri. Hal ini
terlihat berlawanan, tapi orang yang memilki pengusahaan pribadi melihat
perjalanan ini sebagai sebuah penghargaan.
Pembelajaran
untuk meningkatkan kapasitas pribadi untuk menciptakan hasil yang paling
diinginkan, dan menciptakan suatu lingkungan organisasional yang mendorong
semua anggotanya untuk mengembangkan diri mereka sendiri ke arah yang mereka
pilih
v Visi Bersama
Visi adalah
vital dalam organisasi pembelajar sebab hal ini menyediakan fokus dan energi
untuk pembelajaran. Proses belajar individu tidak akan menjamin terjadinya
organisasi pembelajar, jika tidak ada komitmen bersama tentang masa depan yang
ingin dicapai bersama. Mereka harus sadar bahwa tanpa ada organisasi (tindakan
kolektif – bersinergi), pencapaian visi atau perjuangan pribadi akan sulit
untuk dicapai. Melalui tindakan kolektif visi pribadi tersebut lebih realistis
untuk dicapai.
3. Rincikan visi pribadi anda dan sasaran
rencana strategi pribadi 2019-2029?
Jawaban :
Visi
penting dalam hidup saya :
v Menjadi
insan yang dicintai ALLAH
v Menjadi
anak yang berbakti bagi orang tua
v Menjadi
istri yang salihah
v Menjadi
ibu yang baik untuk anak-anak
v Menjadi
saudara yang baik untuk saudara-2nya
v Menjadi
teman yang baik untuk sahabat
v Menjadi
tetangga yang baik tetangganya
Rencana
strategi pribadi
|
Tahun
|
Planning
|
Keterangan
|
Star Doing
|
|
2019
|
Menikah
|
Dengan
seorang lelaki soleh dan honey moon di luar negri
|
Dengan
memulai taaruf
|
|
2020
|
Lulus
kuliah
|
Dari stik bina husada
|
Belajar
dengan rajin
|
|
2021
|
Melanjutkan
kuliah s3
|
Di
Australia
|
Ihtiar,
mendalami bahasa inggris,
|
|
2022
|
Hamil
|
Mendapatkan
1 orang anak
|
Berusa
dan berdoa
|
|
2023
|
Lulus
kuliah s3
|
Dari
Australia dan pulang ke Indonesia dan melamar kerja
|
Belajar
dengan rajin dan bekerja dengan ikhlas
|
|
2024
|
Membangun rumah sakit pribadi
dan bisnis kuliner
|
Khusus
untuk masyarakat yang kurang mampu digeratiskan
|
Berdoa,
ihtiar dengan suami dan mencari sponsor.
|
|
2025
|
naik
haji sekeluarga
|
Keluarga
saya dan suami
|
Berdoa,
dan kerja keras
|
|
2026
|
Hamil
ke 2
|
Melahirkan
anak kembar
|
Berdoa
dan usaha
|
|
2027
|
Membangun
rumah singgah untuk anak yatim
|
Di
dekat rumah kalau bisa
|
Berdoa
dan berusah dan mencari rekan untuk berdonasi
|
|
2028
|
Membuat
butik khusus pakaian muslim dan muslimah
|
Di
kota Palembang dan membuka cabang di berbagai daerah
|
Berdoa,
berusaha dan membangun silaturahmi
|
|
2029
|
Membangun
rumah obat khusus herbal
|
Untuk
menerapkan hidup sehat dan memanfaatkan sumber alam yang alami
|
Berdoa,
berusaha dan membangun silaturahmi dan diniatkan untuk ibadah insyaAllah
sukses.
|
4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan berpikir
sistem (system thinking)?
Jawaban
:
v System Thinking
sebuah
revolusi perubahan pola pikir manajemen organisasi moderen, yaitu perubahan
dari berpikir linear, menjadi berpikir secara sistemik dan holistic. Jadi untuk
menjadi seorang pemimpin yang handal kita harus memiliki pemikiran yang
terstruktur sistematik dan holistic.
5. Jelaskan RCA (Root Cause Analysis) dengan
memperkuat sistem kesehatan ?
Jawaban
:
v Root Cause
Analysis (RCA) Root cause analysis merupakan suatu proses mengidentifikasi
penyebab-penyebab utama suatu permasalahan dengan menggunakan pendekatan yang
terstruktur dengan teknik yang telah didesain untuk berfokus pada identifikasi
dan penyelesaian masalah.
6. Buat langkah-langkah RCA pasien yang jatuh
meninggal?
Jawab :
|
Langkah
|
Deskripsi
|
Note and Tools
|
|
1
|
Bentuk
Tim (Organize a team)
|
Anggota
tim kurang dari 10
|
|
2
|
Rumuskan
masalah (Define the problem)
|
Brainstorming,
multivoting, FMEA
|
|
3
|
Pelajari
Masalah (Study the problem)
|
Braintorm,
flowchart, pareto, scatter, affinity diagram, etc
|
|
4
|
Tentukan
apa yang terjadi (Determine what happen)
|
Flow
chart, timeline
|
|
5
|
Identifikasi
faktor penyebab (Identify contributing factors)
|
Control
chart, tree analysis, FMEA
|
|
6
|
Identifikasi
faktor-faktor lain yang ikut mendorong terjadinya insiden (Identify other contributing factors)
|
Brainstorm,
affinity diag, cause-effect diagram
|
|
7
|
Ukur,
kumpulkan dan nilai data berdasar penyebab utama dan terdekat. (Measure, collect and assess data on proximate and
underlying causes)
|
Kembangkan
indikator
|
|
8
|
Desain
dan implementasikan perubahan sementara (Design
and implement interim changes)
|
Gantt
chart
|
|
9
|
Identifikasi
sistem mana yang terlibat (akar
penyebab)(Identify which systems are involved (the root causes))
|
Flow
chart, cause effect diag, FMEA, tree analysis (analisis pohon), barrier
analysis
|
|
10
|
Pendekkan/kurangi
daftar akar penyebab (Prune the list of root
causes)
|
|
|
11
|
Pastikan/konfirmasikan
akar penyebab (Confirm root causes)
|
|
|
12
|
Cari
dan identifikasi strategi pengurangan risiko (Explore
& identify risk-reduction strategies)
|
FMEA
|
|
13
|
Formulasikan
tindakan perbaikan (Formulate improvement
actions)
|
Brainstorm,
flow chart, cause effect diagram (diagram sebab akibat)
|
|
14
|
Evaluasi
tindakan perbaikan yang diajukan (Evaluate
Proposes Improvement Actions)
|
|
|
15
|
Desain
perbaikan (Design improvements)
|
Gantt
chart
|
|
16
|
Pastikan
rencana diterima (Ensure acceptability of the
action plan)
|
|
|
17
|
Terapkan
rencana perbaikan (Implement the Improvement
Plan)
|
PDCA,
critical path
|
|
18
|
Kembangkan
cara pengukuran efektiftifitas dan pastikan keberhasilannya (Develop measures of effectiveness and ensure their
success)
|
|
|
19
|
Evaluasi
penerapan rencana perbaikan (Evaluate
implementation of improvement plan)
|
Run
chart, control chart, histogram
|
|
20
|
Lakukan
tindakan tambahan (Take additional action)
|
|
|
21
|
Komunikasikan
hasilnya (Communicate the results)
|
7. Jelaskan Leadership dalam kesehatan
masyarakat?
Jawaban
:
v Menurut Young
(dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang
didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain
untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan
memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus. Jadi kemimpinan
dalam kesehatan masyarakat adalah kemampuan seseorang mendominasi dan mendorong
orang lain dan atau masyarakat untuk menerapkan kehidupan yang sehat dan
membentuk lingkungan yang sehat.