Jumat, 01 Februari 2019

Ujian Akhir Semester (UAS)


UJIAN AKHIR SEMESTER
PROGRAM PASCA SARJANA STIK BINA HUSADA PALEMBANG

Nama                   : Dwi Septiara SST., M.Kes
NPM                     : 18.13101.10.01
Dosen Akademik : Prof.Dr.Ir.Supli Effendi Rahim.M.Sc
Mata Kuliah        : Kepemimpinan Dan Berfikir Sistem

1.     Jelaskan apa yang dimaksud mental model dan spiritual resources ?
Jawaban :
v  Mental ialah yang bersangkutan dengan batin dan watak manusia dalam pikiran kita dan membentuk pikiran kita. Models karena ia kita konstruksikan dari pengalaman kita dalam bentuk peta-peta mental,sebagai pola. Beberapa definisi tentang mental model yaitu :
v  Menurut Peter Senge Mental models adalah generalisasi-generalisasi (paradigma) yang terdapat dalam pikiran seseorang yang mempengaruhi bagaimana seseorang memahami, bersikap dan bertindak terhadap dunia sekitar. Jadi, seorang pemimpin akan bertindak atau mengambil keputusan dalam organisasi sangat dipengaruhi oleh asumsi-asumsi yang dimilikinya, biasanya asumsi berasal dari pengalaman-pengalaman yang pernah dilaluinya, tindakannya dituntun oleh pengetahuan-pengetahuan dan pengalaman-pengalamannya.
v  Mental Models adalah penjelasan proses pemikiran seseorang, melakukan refleksi, dan memperbaiki gambaran internal tentang dunia, dan melihat bagaimana gambaran tersebut berpengaruh pada perilakunya.
v  Model mental bisa dikatakan sebagai konsep diri seseorang, yang dengan prinsip dan konsep diri dan prinsip tersebut dia akan mengambil keputusan terbaiknya.
v  Secara etimologi kata “spritual” berasal dari kata Latin “spiritus”, yang diantaranya berarti “roh, jiwa, sukma, kesadaran diri, wujud tak berbadan, nafas hidup, nyawa hidup.” Dalam perkembangan selanjutnya kata spirit diartikan secara lebih luas lagi. Para filosuf, mengonotasian “spirit” dengan (1) kekuatan yang menganimasi dan memberi energi pada cosmos, (2) kesadaran yang berkaitan dengan kemampuan, keinginan, dan intelegensi, (3) makhluk immaterial, (4) wujud ideal akal pikiran (intelektualitas, rasionalitas, moralitas, kesucian atau keilahian).

2.     Jelaskan apa yang di maksud dengan personal Mastery dan Visi bersama?
Jawaban:
v  Personal Mastery
Adalah kemampuan untuk memperjelas visi pribadi kita, memfokuskan energi kita, bersikap bersabar, dan memperlihatkan objektivitas. Orang yang memiliki tingkat pengusahaan pribadi yang tinggi akan terus-menerus belajar. Mereka sangat sadar akan wilayah-wilayah yang menjadi kelemahan dan pertumbuhan mereka. Mereka juga sangat percaya diri. Hal ini terlihat berlawanan, tapi orang yang memilki pengusahaan pribadi melihat perjalanan ini sebagai sebuah penghargaan.
Pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas pribadi untuk menciptakan hasil yang paling diinginkan, dan menciptakan suatu lingkungan organisasional yang mendorong semua anggotanya untuk mengembangkan diri mereka sendiri ke arah yang mereka pilih
v  Visi Bersama
Visi adalah vital dalam organisasi pembelajar sebab hal ini menyediakan fokus dan energi untuk pembelajaran. Proses belajar individu tidak akan menjamin terjadinya organisasi pembelajar, jika tidak ada komitmen bersama tentang masa depan yang ingin dicapai bersama. Mereka harus sadar bahwa tanpa ada organisasi (tindakan kolektif – bersinergi), pencapaian visi atau perjuangan pribadi akan sulit untuk dicapai. Melalui tindakan kolektif visi pribadi tersebut lebih realistis untuk dicapai.

3.    Rincikan visi pribadi anda dan sasaran rencana strategi pribadi 2019-2029?
Jawaban :
Visi  penting dalam hidup saya :
v  Menjadi insan yang dicintai ALLAH
v  Menjadi anak yang berbakti bagi orang tua
v  Menjadi istri yang salihah
v  Menjadi ibu yang baik untuk anak-anak
v  Menjadi saudara yang baik untuk saudara-2nya
v  Menjadi teman yang baik untuk sahabat
v  Menjadi tetangga yang baik tetangganya
Rencana strategi pribadi
Tahun
Planning
Keterangan
Star Doing
2019
Menikah
Dengan seorang lelaki soleh dan honey moon di luar negri
Dengan memulai taaruf
2020
Lulus kuliah
Dari  stik bina husada
Belajar dengan rajin
2021
Melanjutkan kuliah s3
Di Australia
Ihtiar, mendalami bahasa inggris,
2022
Hamil
Mendapatkan 1 orang anak
Berusa dan berdoa
2023
Lulus kuliah s3
Dari Australia dan pulang ke Indonesia dan melamar kerja
Belajar dengan rajin dan bekerja dengan ikhlas
2024
Membangun rumah sakit pribadi dan bisnis kuliner
Khusus untuk masyarakat yang kurang mampu digeratiskan
Berdoa, ihtiar dengan suami dan mencari sponsor.
2025
naik haji sekeluarga
Keluarga saya dan suami
Berdoa, dan kerja keras
2026
Hamil ke 2
Melahirkan anak kembar
Berdoa dan usaha
2027
Membangun rumah singgah untuk anak yatim
Di dekat rumah kalau bisa
Berdoa dan berusah dan mencari rekan untuk berdonasi
2028
Membuat butik khusus pakaian muslim dan muslimah
Di kota Palembang dan membuka cabang di berbagai daerah
Berdoa, berusaha dan membangun silaturahmi
2029
Membangun rumah obat khusus herbal
Untuk menerapkan hidup sehat dan memanfaatkan sumber alam yang alami
Berdoa, berusaha dan membangun silaturahmi dan diniatkan untuk ibadah insyaAllah sukses.

4.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan berpikir sistem (system thinking)?
Jawaban :
v  System Thinking
sebuah revolusi perubahan pola pikir manajemen organisasi moderen, yaitu perubahan dari berpikir linear, menjadi berpikir secara sistemik dan holistic. Jadi untuk menjadi seorang pemimpin yang handal kita harus memiliki pemikiran yang terstruktur sistematik dan holistic.

5.  Jelaskan RCA (Root Cause Analysis) dengan memperkuat sistem kesehatan ?
Jawaban :
v  Root Cause Analysis (RCA) Root cause analysis merupakan suatu proses mengidentifikasi penyebab-penyebab utama suatu permasalahan dengan menggunakan pendekatan yang terstruktur dengan teknik yang telah didesain untuk berfokus pada identifikasi dan penyelesaian masalah.
                                                                                                                                    
6.  Buat langkah-langkah RCA pasien yang jatuh meninggal?
Jawab :
Langkah
Deskripsi
Note and Tools
1
Bentuk Tim (Organize a team)
Anggota tim kurang dari 10
2
Rumuskan masalah (Define the problem)
Brainstorming, multivoting, FMEA
3
Pelajari Masalah (Study the problem)
Braintorm, flowchart, pareto, scatter, affinity diagram, etc
4
Tentukan apa yang terjadi (Determine what happen)
Flow chart, timeline
5
Identifikasi faktor penyebab (Identify contributing factors)
Control chart, tree analysis, FMEA
6
Identifikasi faktor-faktor lain yang ikut mendorong terjadinya insiden (Identify other contributing factors)
Brainstorm, affinity diag, cause-effect diagram
7
Ukur, kumpulkan dan nilai data berdasar penyebab utama dan terdekat. (Measure, collect and assess data on proximate and underlying causes)
Kembangkan indikator
8
Desain dan implementasikan perubahan sementara (Design and implement interim changes)
Gantt chart
9
Identifikasi sistem mana yang terlibat (akar penyebab)(Identify which systems are involved (the root causes))
Flow chart, cause effect diag, FMEA, tree analysis (analisis pohon), barrier analysis
10
Pendekkan/kurangi daftar akar penyebab (Prune the list of root causes)
11
Pastikan/konfirmasikan akar penyebab (Confirm root causes)
12
Cari dan identifikasi strategi pengurangan risiko (Explore & identify risk-reduction strategies)
FMEA
13
Formulasikan tindakan perbaikan (Formulate improvement actions)
Brainstorm, flow chart, cause effect diagram (diagram sebab akibat)
14
Evaluasi tindakan perbaikan yang diajukan (Evaluate Proposes Improvement Actions)
15
Desain perbaikan (Design improvements)
Gantt chart
16
Pastikan rencana diterima (Ensure acceptability of the action plan)
17
Terapkan rencana perbaikan (Implement the Improvement Plan)
PDCA, critical path
18
Kembangkan cara pengukuran efektiftifitas dan pastikan keberhasilannya (Develop measures of effectiveness and ensure their success)
19
Evaluasi penerapan rencana perbaikan (Evaluate implementation of improvement plan)
Run chart, control chart, histogram
20
Lakukan tindakan tambahan (Take additional action)
21
Komunikasikan hasilnya (Communicate the results)


7.  Jelaskan Leadership dalam kesehatan masyarakat?
Jawaban :
v  Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus. Jadi kemimpinan dalam kesehatan masyarakat adalah kemampuan seseorang mendominasi dan mendorong orang lain dan atau masyarakat untuk menerapkan kehidupan yang sehat dan membentuk lingkungan yang sehat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar